Posts

Peran

Kamu yang keluhannya tidak terdengar orang lain adalah kamu yang sudah merasakan patah berkali-kali. Kamu yang saat ini bisa berdiri tegak setelah menangis semalaman adalah kamu yang sudah sering merasakan perih. Percaya bahwa setiap kehilangan akan membawa makna dan berkah yang baru, dengan itu maka proses berdamai akan lebih mudah, and time will tell . Tidak mudah jatuh adalah dirimu yang sekarang. Orang lain tak perlu tahu sejauh apa perjuanganmu untuk hidup dengan baik satu hari lagi. Kamu yang terhebat dan kamu mampu hadapi semuanya sendirian. Kamu berhak bahagia. "bagaimana cara agar bahagia tidak bergantung sama orang lain" Aku yakin nanti kamu akan menemukan sendiri jawabannya dengan jalan cerita kamu :)  Walau dalam perjalananmu banyak sekali hal yang di hadapi sendirian dan sering kali kamu  clueless tetapi justru dari situ kamu banyak belajar sendiri, belajar untuk survive dan banyak juga refrensi pengalaman untuk hidupmu kelak. Terimalah peran mu...

Maafkan, semuanya, termasuk dirimu.

Tentang Masa Keci l  Yang Saat Itu Baik-Baik Saja Jika   waktu  bisa diputar, pasti ada dari kita yang ingin kembali ke masa kecil. Walau sebenarnya tidak banyak hal  indah yang bisa diceritakan. Tetapi setidaknya di masa kecil kita bisa tertawa lepas tanpa beban. Dan tidak tau apa itu masalah, yang diketahui hanyalah bermain dan bermain. Air mata? itu adalah senjata paling ampuh ketika ada hal yang tidak sesuai dengan keinginan kita. Berbeda dengan saat ini, air mata menjadi obat penawar rasa sakit dan kecewa. Ada ikatan istimewa antara seorang ayah dengan putrinya yang pasti sangat berbeda dibandingkan dengan ikatan lain bukan? Ayah mungkin adalah sosok pria terpenting dalam kehidupannya. Di mata tiap seorang anak perempuan, ia belajar seorang pria seharusnya menjadi seperti apa, apa yang dapat ia harapkan dari seorang pria, bagaimana ia hendaknya diperlakukan oleh seorang pria, dan bagaimana seorang pria hendaknya m...

This time, for you

Image
Sudah malam, aku tahu. Lebih baik cepat terlelap karena esok pagi rutinitas akan kembali menyapa dan hidup harus kembali berjalan. Baiklah, hari esok hanyalah segelintir kenyataan yang perlu dihadapi.  Tidak kurang, tidak lebih. Begitupun adanya kamu. Kau seperti setumpuk kenyataan di atas ubun-ubunku: membuatku harus berjalan tegak dan menatap lurus ke depan agar tumpukan itu tidak jatuh berserakan. Entah sejak kapan, kenyataan bersamamu ibarat boneka porselen antik. Secantik apapun, ringkihnya tetap setengah mati. Bukan inginku untuk menuliskan ribuan alasan lain yang kuharap dapat mengobatimu. Cukup, kau dan aku sudah sama-sama sakit. Tapi aku yakin kau paham: dirimu mungkin tak memerlukan resep lain untuk bangkit berdiri, namun aku membutuhkan ini untuk kembali menjadi diriku sendiri. Ketahuilah terlebih dulu bahwa rasa ini tak akan padam. Mungkin belum, ya, aku pun tak tahu. Hanya bagaimanapun, ialah bagian dari sel tumbuhan yang kita tanam sejak awal. Bukankah...
kamu dan aku tahu bahwa bersama adalah sebuah pilihan dan rasa sayang lahir tanpa paksaan seperti ombak di laut yang siap mengantar perahu sampai ke tujuan seperti matahari yang menyinari bumi tanpa meminta imbalan rasa itu ada tanpa alasan, tanpa tanya apa dan mengapa kita hanya tahu tahu dan menyadari bahwa langit tanpa hujan tak akan membentuk warna pelangi… …dan langit tak akan seindah itu. - ZJA

A text from my Mom

“Etudiez bien..  Tu sais? Chaque fois je pries, je demande au Dieu. Donnez-moi une longe vie. Je veux bien te guider et regarder ton succes de ton futur. … si Dieu le veut, je veux assister A ton mariage..” Study hard.. You know? Everytime I pray, I ask God. Please give me a long life.  I want to guide you and watch your success in your future.  If God’s willing for it, I will attend your wedding..                                                                                                          – A text from my Mom. .... I don’t know how this message will be delivered to you, since you don’t have a blog and.. you know how hard it is for me to express my feeling properly to you o...
Mereka terus berkata 'kamu bisa' dan saya pun bangkit untuk mencoba Tetapi kenyataan yang ada hanya bisa menjatuhkan saya Lagi dan lagi Lalu mereka berkata, 'disaat kamu akan menyerah, pikirkan kembali apa yang selama ini kamu pertahankan' Tentu saya tidak ingin menyerah Saya tidak ingin menyerah begitu saja Tapi bagaimana jika memang apa yang saya punya tidak mampu untuk mempertahankan apa yang saya inginkan ?
Pergerakan awan di kanvas langit. Derai hujan berkejaran mengikuti gravitasi. Manusia dalam berbagai bentuk dan sifat. Bagaimana segalanya memengaruhi dan terpengaruh oleh satu sama lain. Walaupun begitu, dalam keramaian itu tetap saja merasa sendiri.