Peran


Kamu yang keluhannya tidak terdengar orang lain adalah kamu yang sudah merasakan patah berkali-kali. Kamu yang saat ini bisa berdiri tegak setelah menangis semalaman adalah kamu yang sudah sering merasakan perih. Percaya bahwa setiap kehilangan akan membawa makna dan berkah yang baru, dengan itu maka proses berdamai akan lebih mudah, and time will tell.

Tidak mudah jatuh adalah dirimu yang sekarang. Orang lain tak perlu tahu sejauh apa perjuanganmu untuk hidup dengan baik satu hari lagi. Kamu yang terhebat dan kamu mampu hadapi semuanya sendirian.

Kamu berhak bahagia.

"bagaimana cara agar bahagia tidak bergantung sama orang lain"

Aku yakin nanti kamu akan menemukan sendiri jawabannya dengan jalan cerita kamu :) 

Walau dalam perjalananmu banyak sekali hal yang di hadapi sendirian dan sering kali kamu clueless tetapi justru dari situ kamu banyak belajar sendiri, belajar untuk survive dan banyak juga refrensi pengalaman untuk hidupmu kelak.

Terimalah peran mu, waktumu tidak habis dengan hal-hal yang membuatmu tidak nyaman. Dulu pun aku seperti itu, sangat seperti itu. Selalu menggantungkan kebahagiaan sama orang lain, dan selalu berekspetasi lalu kecewa. Karena berulang kali terus keulang, aku sadar bahwa ada yang salah dari aku memaknai bahagia itu sendiri. 

Aku pun mulai mengoreksi diri, cari tahu dan menyadari bahwa bergantungnya kebahagiaanku kepada orang lain adalah bentuk dari kekecewaan dan segala unek-unek yang tidak terkomunikasikan terhadap cerita atau pun orang pada masa lalu tetapi dampaknya begitu besar sehingga sepertinya semua hal/orang harus mengganti pengorbanan rasa itu yang belum terselesaikan.

Dan semakin tertutup juga mata dan rasa saat itu untuk merasakan kebahagiaan yang sesungguhnya karena terus terblock dengan diri kita sendiri, dan kalo aku sadari betapa egois nya saat itu untuk meminta atau menilai seseorang untuk memberikan kebahagiaan kepada kita, padahal kebahagiaan itu datang dari diri kita masing-masing
sampai kebahagiaan yang terkecil pun tidak kerasa..

Selama hidupku menjadi anak tunggal, hal yang paling buatku bahagia adalah aku merasakan sayang dari banyak orang, banyak orang-orang yang menjadi keluarga seiring perjalanan hidupku begitu pun teman dan sahabat.

Jadi berjalan lah sesuai kemampuanmu, bertumbuhlah in your true colours dan terbukalah untuk berkomunikasi. 
Aku pun terus belajar setiap harinya, belajar untuk membuka hati, mata dan telinga untuk mengoreksi diri dan menghargai kehidupan orang lain juga bahwa setiap orang punya proses dan cerita yang berbeda.

Karena setiap orang sudah dititipkan peran untuk "berperan" dalam filmnya sendiri, yang lain hanya cameo, begitupun kita dalam kehidupan orang lain hanya cameo.
Kita yang menentukan mau seperti apa cerita kita, karena semua itu berawal dari sangkaanmu.

Dan semua sudah ada di dalam diri kita sendiri, embrace it.


♡ ♡ ♡ 


Popular posts from this blog

A text from my Mom